Kamis, 27 Oktober 2011

laporan PKM

BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
Pendidikan merupakan salah satu faktor yang cukup berperan penting dalam peningkatan mutu atau kualitas sumber daya manusia. Menurut UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, ahlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, Bangsa dan Negara
Dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yang sangat diperlukan untuk pembangunan bangsa dan negara khususnya dalam bidang pendidikan, maka peningkatan mutu pendidikan merupakan hal yang harus dilakukan di Indonesia pada umumnya dan di sekolah khususnya. Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di sekolah, maka tidak terlepas dari tugas seorang guru sebagai pendidik maupun sebagai pengajar.
Untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah utamanya dalam kelas, seorang guru dituntut untuk mampu memahami, menguasai, dan mempraktekkan kurikulum yang berlaku. Salah satunya adalah dengan melaksanakan program Pemantapan Kegiatan Mengajar atau biasa disingkat dengan PKM.
Gambaran Singkat Tentang Hakikat PKM
Praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar atau PKM adalah program pendidikan pengalaman lapangan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan dan kompetensi keguruan bagi mahasiswa PGSD-S1. Melalui program PKM, mahasiswa sebagai guru atau calon guru diharapkan memiliki kemampuan keguruan yang utuh dan terintegrasi sehingga nantinya dapat melaksanakan tugas sebagai guru yang profesional.
Oleh karena itu, PKM dilakukan secara terjadwal, terarah dan dilaksanakan dibeberapa sekolah dasar sebagai bidang yang berkaitan dengan tugas guru, landasan kependidikan dan penguasaan bidang studi serta hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan dan pelaksanaan pembelajaran. Sebelum menjalani PKM, mahasiswa PGSD-S1 telah dibekali pengetahuan dan kemampuan yang diperoleh melalui berbagai mata kuliah yang disajikan pada masa perkuliahan selama menjalani pendidikan di Universitas Muhammadiyah Makassar.
Tujuan Kegiatan PKM
Tujuan pelaksanaan kegiatan Pemantapan Kegiatan Mengajar atau PKM terbagi menjadi dua, yaitu tujuan umum dan tujuan khusus.
Tujuan Umum
PKM Kependidikan bertujuan agar mahasiswa mendapatkan pengalaman kependidikan secara faktual di lapangan sebagai wahana terbentuknya tenaga kependidikan yang profesional dan kompeten, yaitu tenaga kependidikan yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang diperlukan bagi profesinya serta mampu menerapkan dalam penyelenggaraan dan pengajaran baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Tujuan Khusus
Tujuan khusus yang diharapkan dapat tercapai oleh mahasiswa PKM Kependidikan yaitu:
Mengenal secara cermat lingkungan sosial, fisik, administrasi dan akademik sekolah.
Dapat menerapkan berbagai kemampuan keguruan /kependidikan secara utuh dan terintegrasi dalam situasi sebenarnya.
Dapat menarik pelajaran dan pengalaman serta penghayatan yang direfleksikannya dalam perilaku sehari-hari.
Secara operasional proses PKM diyakini mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa karena dalam tahapan PKM ini ada berbagai ragam model, metode dan variasi yang diterapkan antara lain :
Pembahasan RPP sebelum memulai proses pembelajaran
Implementasi RPP
Refleksi setelah selesai prektek mengajar dengan teman kelompok
Bimbingan dari guru pamong berupa komentator dan revisi RPP
Dengan demikian akan tercapai kompetensi yang diharapkan sesuai dengan perkembangan kurikulum guna pencapaian tujuan instruksional.
Kegunaan PKM
PKM yang dilaksanakan di sekolah sangat berguna bagi mahasiswa yang melaksanakan PKM itu sendiri. Melalui kegitan PKM ini, mahasiswa sebagai guru/calon guru dapat berhubungan langsung dengan lingkungan sekolah dalam kedudukannya sebagai guru.
Kegitan-kegiatan di sekolah tempat latihan akan memberikan gambaran dan sekaligus menjadi pengalaman dari mahasiswa sebagai calon guru dalam menghadapi lingkungan sekolah di masa yang akan datang.
Masalah-masalah kependidikan dan non pendidikan yang dihadapi dalam kegiatan PKM ini merupakan pengalaman yang harus diantisipasi pada masa yang akan datang, sehingga masalah itu tidak akan muncul lagi dengan mengambil satu jalan pemecahannya secara efektif dan efisien.
Melaksanakan Praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)/ Implementasi RPP
Tindak lanjut dari penyusunan RPP adalah segera dilaksanakannya praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar dengan mengikuti jadwal. Pemantapan mengajar yang dilaksanakan dengan maksud agar guru menemukan inovasi-inovasi pembelajaran baru, berbagai strategi, metode, pendekatan dan model-model pembelajaran untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran dengan harapan mutu pendidikan khususnya mutu pembelajaran di kelas dapat meningkat. Dengan demikian, guru dapat terus mengembangkan diri sebagai upaya memperoleh keprofesionalan dalam pengajaran sebagai bidang keahliannya. Pengalaman mengajar selama mengikuti praktek Pemantapan Kemampuan Mengajar akan mendukung ketercapaian kompetensi mengajar yang harus dimiliki oleh seorang guru profesional.
Hasil Refleksi Pembelajaran
Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa bersama guru pamong guna membahas kendala-kendala atau hal-hal baru yang miungkin ditemui sehubungan dengan kegiatan akademik khususnya proses pembelajaran di kelas, tidak terlepas juga kaitannya dengan lingkungan sosial. Dalam kegiatan ini dosen pembimbing memberikan bimbingan lebih lanjut ke arah ketercapaian tujuan dari pelaksanaan kegiatan PKM ini.
Pelepasan Mahasiswa PKM
Pelaksanaan praktek PKM dilaksanakan hampir dua bulan. Untuk mengakhiri kegiatan ini didahului dengan surat keputusan penarikan dari kampus ke sekolah masing-masing untuk ditindak lanjuti oleh kepala sekolah dan mahasiswa sebagai instruksi bahwa program PKM telah berakhir dilaksanakan. Dengan demikian tugas-tugas yang menyangkut PKM dianggap telah selesai dengan baik, untuk selanjutnya dilakukan pelepasan bagi mahasiswa PKM oleh kepala sekolah beserta warga sekolah lainnya. Tahap berikutnya mahasiswa menyusun laporan sebagai bukti fisik dari kegiatan PKM yang telah dilakukan.
Pelaporan
Akhir dari kegiatan PKM adalah penyusunan laporan. Pelaporan ini dimaksudkan untuk menginformasikan sejumlah data-data selama pelaksanaan PKM. Selanjutnya dilakukan refleksi untuk menggambarkan kelebihan-kelebihan dan hal-hal yang perlu ditingkatkan baik dari segi proses PKM, sarana dan prasarana, serta faktor-faktor yang berpengaruh pada peningkatan kualitas mutu pendidikan. Refleksi ini juga sebagai bahan masukan bagi guru, sekolah dan mahasiswa sendiri. Laporan ini juga merupakan bukti fisik dari kegiatan Pemantapan Kemampaun Mengajar (PKM) ini.

Keadaan Sekolah
Kondisi Sekolah
SD Muhammadiyah I Bontoala terletak di Jl.Kapoposang No II Makassar. SD Muhammadiyah I Bontoala terdiri dari 7 kelas. Dan pembelajaran dilakukan pada pagi hari mulai pukul 07.30 – 12.45
Keadaan fisik sekolah cukup memadai, terdiri dari 9 ruang kelas, 7 kantor, 1 ruang guru 1 dan 1 wc. Serta dilengkapi dengan kantin yang terletak disamping sekolah.
Profil Sekolah
PROFIL SEKOLAH
Nama Sekolah : SD Muhammadiyah I Bontoala
Kode Sekolah :
NSS 1 0 1 1 9 6 0 0 3 0 4 5
NPSN 4 0 3 1 2 0 0 2

Status : a. Negeri b. Swasta
Tahun Berdiri :
Alamat : Jl.Kapoposan
Kelurahan : Bongaya
Kecamatan : Tamalate
Kota : Makassar
Propinsi : Sulawesi Selatan
Kode Pos : 90223
No. Telp. Sekolah : 0411-2622858
No. Telp. Kepala Sekolah : 081242700752
Luas Tanah : 53x33 m²
Status Kepemilikan Rumah : (hanya disisi di SD Swasta)
a. Milik Sendiri d. Perorangan
b. Milik Yayasan e. LSM
c. Milik Perusahaan f. Lain-lain, Tuliskan...................
Sistem Pengelolaan Sekolah :
a. Perusahaan d. Perorangan
b. Yayasan e. LSM
c. PKK Desa f. Lain-lain, Tuliskan....................
Keadaan Bangunan Sekolah :
a. Luas Bangunan Keseluruhan : 1.749 m²
b. Jumlah Ruang Kelas : 6 Buah
Kualitas bangunan sekolah :
a. Non Permanen
b. Semi Permanen
c. Permanen
Status Kepemilikan Bangunan : (hanya diisi di SD Swasta)
a. Milik Sendiri d. Perorangan
b. Milik Yayasan e. LSM
c. Milik Perusahaan f. Lain-lain, Tuliskan...................
Letak Geografis Sekolah : (lingkari jawaban yang sesuai)
a. Pegunungan/Perbukitan d. Pesisir Pantai
b. Dataran Tinggi e. Lain-lain, Tuliskan.................
c. Dataran Rendah
Lingkungan Regional Sekolah :
a. Perkotaan d. Pedesaan
b. Pinggir Kota e. Lain-lain, Tuliskan.................
c. Kota Kecamatan
Jarak Sekolah ke SLB/SDLB Terdekat : km
Jenis Alat Transportasi dari SLB/SDLB ke Sekolah :
No. Jenis Transportasi Waktu Tempuh
(Menit) Biaya Sekali Jalan
(Rp)
1. Jalan Kaki
2. Angkutan Umum (Mobil)
3. Ojek, Sepeda Motor
4. Becak
5. Andong/Dokar/Sado
6. Lainya, Tuliskan................

Jumlah Siswa Tahun 2010/2011 (data awal juli 2010)
Kelas Jumlah Siswa Jumlah Kelas Paralel
Laki-laki Perempuan Keseluruhan
I 20 25 45 1
II 20 24 44 1
III 21 23 44 1
IV 20 19 39 1
V 19 18 37 1
VI 17 17 34 1
Jumlah 117 126 243 6

Rata-rata Pekerjaan Orang Tua
No. Jenis Pekerjaan Presentase
1. Petani _%
2. Buruh 15%
3. Nelayan _%
4. Karyawan/Swasta 58%
5. PNS 7%
6. Guru 10%
7. Tentara/Polri 10%
8. Lainnya, Tuliskan: Pedagang Kaki Lima _%
Total 100%


Waktu pelaksanaan KBM di sekolah
Waktu Waktu Mulai Waktu Selesai
Pagi Pukul 07.30 Pukul 12.40
Petang Pukul Pukul

Sumbangan atau iuran wajib apa saja yang diminta dari orang tua murid?
No. Jenis Iuran Besar Iuran
1. Iuran Rutin Bulanan (Iuran Komite/BP3/SPP, coret yang tidak perlu) Rp. - /Bulan
2. Uang Kegiatan Rp. - /Bulan
3. Rata-rata Besar Sumbangan Siswa Baru Rp. - /Bulan
4. Uang Pesting/EHB Rp. - /Bulan
5. Uang Daftar Ulang Rp. - /Bulan
6. Uang UAS Rp. - /Bulan
7. Iuran Lainnya, Tuliskan.......................... Rp. - /Bulan

SARANA DAN PRASARANA
Selain ruang kelas dan ruang kepala sekolah, apakah sekolah memiliki ruang berikut? (Beri tanda contreng (√) pada kolom yang disediakan)
Jenis Fasilitas Memiliki Jenis Fasilitas Memiliki
Ya Tidak Ya Tidak
Ruang Guru √ - Ruang Makan √ -
Ruang Musik - - Ruang Administrasi √ -
Ruang Bermain √ - Ruang Kesehatan (UKS) - -
Lainnya, Tuliskan.......

Apakah sekolah memiliki fasilitas berikut? (Beri tanda contreng (√) pada kolom yang disediakan)
Jenis Fasilitas Memiliki Jenis Fasilitas Memiliki
Ya Tidak Ya Tidak
Aliran Listrik √ - Air Bersih √ -
WC √ - Dapur √ -
Kamar Mandi √ - Tempat Cuci Piring √ -
Papan Tulis Untuk SLB - √ Jalan Untuk Kursi Roda - √
Lainnya, Tuliskan...........

Makassar, November 2011
Kepala Sekolah


ABDULLAH, S.Pd
NIP. 195711101980121004













Personil Tenaga Edukasi
Personil tenaga pendidik dan kependidikan SD Muhammadiyah 1 Bontoala, terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, guru bidang studi, dan staf dengan perincian sebagai berikut :
PEMBAGIAN TUGAS GURU DALAM KEGIATAN
PROSES BELAJAR MENGAJAR DAN TUGAS TAMBAHAN
TAHUN PELAJARAN 201/2012
No NAMA/ NIP PANGKAT GOL./ RUANG TUGAS POKOK MENGAJAR DI KELAS TUGAS TAMBAHAN JUM. JAM KET
1 Abdullah,S.pd
Nip. 19520507 197403 2 003 Pembina
IV/a I s/d VI Kepala sekolah
Penanggung Jawab 6 Jam
2 Hj. Bau Kati
Nip. Pembina
IV/a Kelas VIa Keagamaan & Budi Pekerti 24 Jam
3 Muhammad Rus’an,S.Pd
Nip. Pembina
IV/a Guru Kelas Va Kebersihan & KTK 24 Jam
4 Yusnita
Nip. Pembina
IV/a Guru Kelas Vb Kebersihan & Kesenian 36 Jam
5 Murniyana Latief,S.Pd
Nip. Pembina
IV/a Guru Kelas IVa Kebersihan, Pemandu Bidang Studi & Pramuka 36 Jam
6 Saheriah,S.Pd
Nip. Pembina
IV/a Guru Kelas IVb Kebersihan & Perpustakaan 28 Jam
7 Yulianti,S.Pd
Nip. Pembina
IV/a Guru kelas III 24 Jam
8 Sukarni, S.Pd
Nip. Pengatur
Tingkat I
II/d Guru Kelas
I-II Bendahara BOS, Pengelola Inpentaris Barang & UKS 36 Jam
9 H.j.Rahmatiah,S.Ag
Nip. Pengatur
II/c administrasi 36 Jam
10 Humaedah Yusuf,S.Ag
Guru Honor administrasi 24 Jam
11 ST. Ramlah
Nip. Guru Honor Guru 24 Jam
12 Muh.Ridwan,S.Ag
Guru Honor Kebersihan, Absen Umum, 24 Jam
13 Drs.Burhanuddi
24 Jam
14 Na’ma Abbas,S.Pd -
15 Muclis Kebersihan & Keamanan

Makassar, November 2011
Kepala sekolah

ABDULLAH, S.Pd
Nip. 195711101980121004

Aspek –Aspek Penilaian
Instrumen Penilain RPP
Aspek yang diamati antara lain:
Pra pembelajar
Siswa menempati tempat duduknya masing-masing
Kesiapan menerima pelajaran
Perumusan masalah meliputi:
Kejelasan masalah
Sifat masalah
Pemecahan melalui perbaikan pembelajaran
Rumusan Kompetensi dan indikator meliputi:
Kejelasan rumusan masalah
Kelengkapan cakupan rumusan
Kesesuaian indikator dengan kompetensi dasar.
Pemilihan dan pengorganisasian materi ajar meliputi:
Kesesuaian materi dengan kompetensi
Kesesuaian dengan karakter peserta didik
Keruntutan dan sistematik/organasisasi amteri
Kesesuaian materi dengan alokasi waktu
Pemilihan sumber/media belajar meliputi:
Kesesuaian sumber belajar/media pembelajaran dengan kompetensi
Kesesuaian sumber belajar/media dengan materi pelajaran
Kesesuaian sumber belajar/media dengan karakter peserta didik
Strategi pembelajaran meliputi:
Ksesesuaian strategi dan metode pembelajaran dengan kompetensi
Kesesuaian starategi dan metode pembelajaran dengan materi pelajaran
Kesesuaian strategi dan metode pembelajaran dengan karakter peserta didik
Kesesuaian penerapan strategi pembelajaran dengan alokasi waktu
Penilaian hasil belajar meliputi:
Kesesuaian teknik penialian dengan kompetensi
Kesesuaian item soal dengan indikator
Kejelasan prosedur penilaian
Instrumen Penilaian Praktek Mengajar
Aspek yang diamati
Pra Pembelajaran meliputi :
Kesiapan ruang, alat dan media
Memeriksa kesiapan siswa
Membuka pelajaran meliputi :
Kesesuaian kegiatan apersepsi dengan materi ajar
Menyampaikan kompetensi yang akan dicapai
Kegiatan inti pembelajaran :
Penguasaan materi pelajaran
Menunjukkan penguasaan materi pelajaran
Mengaitkan materi dengan pengetahuan lain yang relevan
Menyampaikan materi ajar sesuai dengan hierarki belajar
Mengaitkan materi dengan realitas kehidupan
Pendekatan/strategi pembelajaran
Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai
Melaksanakan pembelajaran sesuai dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan siswa
Melaksanakan pembelajaran secara runtut
Menguasai kelas
Melaksanakan pembelajaran yang bersifat kontekstual
Melaksanakan pembelajaran yang memungkinkan tumbuhnya kebiasaan positif
Melaksanakan pembelajran sesuai dengan waktu yang telah dialokasikan
Pemanfaatan media pembelajaran dan pembelajaran yang menantang serta memacu keterlibatan siswa
Menujukkan ketrampilan dalam penggunaan media
Menghasilkan pesan yang menarik
Menggunakan media secara efektif dan efisien
Melibatkan siswa dalam pemanfaatan media
Penilaian proses dan hasil belajar
Menumbuhkan parsitipasi aktip siswa dalam pembelajaran
Meresp[ons positif parsitipasi siswa
Memfasiltasi terjadinya interaksi guru, siswa dan sumber belajar
Menunjukkan sikap terbuka terhadap respon siswa
Menujukkan hubungan antar pribadi yang kondusif
Menumbuhkan keceriaan dan antusisme siswa dalam belajar
Penggunaan Bahasa
Menggunakan bahasa lisan secara jelas dan lancer
Menggunakan bahasa tulis yang baik dan benar
Penutup
Melakukan refleksi pembelajran dengan melibatkan siswa
Menyusun rangkuman dengan melibatkan siswa
Melaksanakan tindak lanjut
Lembar observasi Aktivitas Siswa
Aspek yang diamati :
Pra Pembelajaran meliputi :
Siswa menempati tempat duduknya masing masing
Kesiapan menerima pelajaran
Kegiatan Membuka pelajaran
Siswa mampu menjawab pertanyaan apersepsi
Mendengarkan secara seksana saat dijelaskan kompertensi yang hendak dicapai
Kegiatan inti pembelajaran
Penjelasan materi pelajaran
Mempeerhatikan dengan serius ketika dijelaskan materi pelaajran
Aktif bertanya saat proses penjelasan materi
Adanya interaksi positif antar siswa
Adanya interaksi posistifa antar siswa- guru- siswa-materi pelajaran
Pendekatan/Strategi belajar
Siswa terlibat aktif dalam kegiatan belajar
Siswa memberikan pendapatnya ketika diberi kesempatan
Aktif mencatat berbagai penjelasan yang diberikan
Siswa termotivasi dalam mengikuti proses pembelajaran
Siswa dalam mengikuti proses pembelajaran dengan tenang tidak merasa tertekan
Siswa merasa senang menerima pelajaran
Pemanfaatan media pembelajaran dan pembelajaran yang menantang serta memacu keterlibatan siswa
Adanya interaksi positif antar siswa dan media pembelajaran yang digunakan guru
Siswa tertarik pada materi yang disajikan dengan media pembelajaran
Siswa tampak tekun mempelajari sumber belajar yang ditentukan guru
Penilaian proses dan hasil belajar
Siswa merasa terbimbing
Siswa mampu menjawab dengan benar pertanyaan yang diajukan guru
Penggunaan bahasa
Siswa mampu mengemukakan pendapatnya dengan lancar
Siswa mampu mengajukan pertanyaan dengan lugas
Penutup
Siswa secara aktif memberi rangkuman
Siswa menerima tugas tindak lanjut dengan senang

Daftar Kelompok Mahasiswa yang terdiri atas :
Ketua
Sekretaris
Anggota
Jadwal rencana/pembahasan RPP kegiatan PKM yang meliputi :
Hari/Tanggal/jam
Jenis kegiatan
Tempat
Pimpinan diskusi









BAB II
PELAKSANAAN PKM

Waktu Pelaksanaan PKM
Rencana pelaksanaan PKM ini selama hampir 2 bulan yakni dari bulan September sampai bulan November (4 putaran) dihitung dari tanggal 27 September 2011 sampai 17 November 2011.

Daftar Kelompok VIII Mahasiswa PKM SD Muhammadiyah 1 Bontoala Makassar
Ketua : RUSDI
Sekretaris :
Anggota : 1. Hapsah
2. Selvi Bahcri

Jadwal Kegiatan PKM Mahasiswa Konversi S1-PGSD
No. Hari/Tanggal
Jam Jenis Kegiatan Tempat
Pimpinan Diskusi
Ket

1.

Ahad,2-0ktober 2011 Jam 20.00 Pembahasan RPP Kampus Unismuh
R u s d i



Putaran
I
Selasa,
04,Oktbr,2011 jam 09.00 Implementasi RPP dan Observasi SD Muhammadiyah
1 Bontoala
Murniyana Latief, S.Pd

Selasa,04 Oktober 2011
jam 13.00 Refleksi SDMuhammadiyah
1 Bontoala
Murniyana Latief, S.Pd

2


Sabtu
08,Oktober,2011 Jam 10.00 Pembahasan
RPP SDMuhammadiyah
1 Bontoala



Murniyana Latief, S.Pd




Putaran II
Selasa,
11 Oktober 2011
Jam 09.00 Implementasi RPP dan Observasi SDMuhammadiyah
1 Bontoala

Selasa,
11 Oktober 2011
jam 12.00 Refleksi SDMuhammadiyah
1 Bontoala


3


Ahad,
16 Oktober 2011
Jam 09.00 Pembahasan
RPP SDMuhammadiyah
1 Bontoala


Yulianti,S.Pd


Putaran III
Senin,17 Oktober 2011
Jam 09.00 Implementasi RPP dan Observasi
SDMuhammadiyah
1 Bontoala
Senin
17 Oktober
Jam 11.30 Refleksi SDMuhammadiyah
1 Bontoala

4 Kamis,
20 Oktbr 2011
Jam 09.30 Pembahasan
RPP SDMuhammadiyah
1 Bontoala



Yulianti,S.Pd





Putaran IV



Senin,
24 Oktobr 2011
Jam 09-00 Implementasi RPP dan Observasi SDMuhammadiyah
1 Bontoala

Senin,
24,Oktober 2011
Jam 11.30 Refleksi SDMuhammadiyah
1 Bontoala





KEGIATAN PUTARAN I

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SD Muhammadiyah I Bontoala
Mata pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : IV / I
Alokasi Waktu : 2x35 Menit
Hari / Tanggal : Selasa / 4 Oktober 2011

Standar Kompetensi
Memahami dan menggunakan sifat-sifat operasi bilangan dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar
Melakukan operasi perkalian
Indikator
Kognitif:
Proses : Melakukan perkalian dengan cara tersusun
5x10 = 10+10+10+10+10= 50
Produk : Menentukan perkalian dengan tersusun tersusun
Afektif:
Karakter : Kerjasama
Prakarsa
Sosial : Saling membantu menyelesaikan soal-soal latihan
Psikomotor:
Menyelesaikan soal-soal perkalian dengan tepat dengan cara tersusun
Tujuan Pembelajaran
Kognitif:
Proses : Murid diharapkan mampu mengerjakan teks perkalian 2x5+5=10

Produk : Murid diharapkan mampu menentukan perkalain dengan tepat.
Murid diharapkan mampu memyelesaikan teks yang telah diberikan.


Afektif:
Karakter : Selama proses pembelajaran, murid memiliki kebiasaan bekerjasama dengan teman dalam menyelesaikan tugas dengan teliti
Selama proses pembelajaran, murid memiliki inisiatif atau prakarsa dalam menyelsesaikan tugas-tugas dengan benar
Sosial : Selama proses pembelajaran, murid dapat bekerjasama dalam menyelesaikan soal-soal latihan
Psikomotor:
Memahami perkalian dengan tepat dengan cara meyusun bilangan.
Materi Pembelajaran
Oprasi perkalian
Contoh Materi
Melakukan Operasi Perkalian
Di kelas-kelas sebelumnya kita menghitung perkalian dengan
penjumlahan yang berulang. Mari kita ingat kembali masalah
perkalian.
Ema mempunyai 4 kaleng permen pemberian
paman. Setelah dibuka satu kaleng
ternyata berisi 21 permen. Menurut Paman,
semua kaleng isinya sama. Berapa banyaknya
permen Ema pemberian paman?
Banyaknya permen Ema dapat kita cari dengan perkalian
bilangan 4 × 21.
Dengan definisi perkalian sebagai penjumlahan yang berulang, maka bentuk perkalian tersebut dapat kita tuliskan:
4 × 21 = 21 + 21 + 21 + 21 = 84
Dengan perkalian langsung dapat kita tuliskan 4 × 21 = 21 × 4 (sifat komutatif perkalian). 21 × 4 = 84

Alokasi Waktu
1 Jam pelajaran (2 x 35 menit)
1x pertemuan

Model dan Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran
Kooperatif tipe Think-pair and share
Metode Pembelajaran
Tanya Jawab
Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama (2 x 35 menit)
O Tahapan Kegiatan Pengorganisasian Ket
Waktu Murid
A. Kegiatan Awal 10”
Guru membukan pelajaran dan berdoa sebelum belajar
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
Apersepsi dari guru.
Guru mengajak murid mengingat kembali pembelajaran yang lalu. 2”
5”
3” Klasikal

Klasikal
Klasikal
B Kegiatan Inti 50”
Guru mengajak murid mendiskusikan dan mendemonstrasikan cara menyelesaikan soal perkalian dengan menggunkan media yang disiapkan
Guru mengajak murid berdiskusi dalam, meyelesaikan soal-saol
Dengan menggunakan metode tanya jawab dan demonstrasi, guru menjelaskan cara perkalian dengan cara menyusun
Guru meminta murid mengerjakan soal-soal pada L KS yang telah dibagikan 5”




15”


15”





15”


Klasikal




Klasikal


Klasikal





Kelompok
C. Penutup 10”

Guru memberikan kata-kata pujian kepada murid atas keaktifan dan kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran
Guru menutup pelajaran 5”


2”



3” Klasikal


Klasikal



Klasikal


Media dan Sumber
Media : Kelas yang berisi stik sebagai contoh perkalian secara tersusun
: 10 crayon
Sumber : Buku Matematika kelas IV

Penilaian
Prosedur: Proses dan Produk. Penilaian terhadap murid dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung dan pada akhir pembelajaran. Penilaian dalam proses dilakukan melalui observasi, terutama ketika bekerjasama (bekerja dan kelompok), sedangkan penilaian produk (akhir pembelajaran) dilakukan melalui unjuk kerja.
Teknik : Tes dan unjuk kerja
Bentuk : Tes uraian dan format penilaian unjuk kerja

Catatan :



















Instrumen Penilaian
Lember kerja siswa
Nama :
Kelas : IV a
Nis :

Tentukan hasil perkalian berikut dengan cara yang kalian anggap mudah.
10 x 3 =
40 x 5 =
46 x 4 =
17 x 7 =
19 x 3 =
Selesaikan soal –soal cerita berikut ini dengan tepat.!
Asrul dan Yusril membeli 7 kardus krayons ,setiap kardus berisi 10 batang krayons.berapa jumlah kryons yang di miliki Asrul dan Yusril secara keseluruhan…?
Di dalam kelas Nur latifa ter dapat 14 bangku. Setiap bangku berisi 2 murid. Berapa jumlah murid di kelas NurLatifa..?

Kunci Jawaban

10 x 3 = 10 + 10 + 10 = 30
40 x 5 = 40 + 40 + 40 + 40 + 40 = 200
46 x 4 = 46 + 46 + 46 + 46 = 184
17 x 7 = 17 +17+17+17+17+17+17 = 119
19 x 3 =19 +19+19 = 57
Kunci soal cerita
7 x 10 = 10+10+10+10+10+10+10 = 70
2 x 14 = 14 + 14 = 28
Rubrik Penilaian:
Kognitif
Bentuk soal Nomor soal Skor
Isian I 0-60
Cerita II 0-40
Jumlah 2 100
Rumus penilaian:
Nilai=(Skor Penilaian)/SkorMaksimum x100
Afektif
No. Nama Murid Aspek-aspek Yang Diamati Skala Penilaian
1 2 3 4
1. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
2. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
3. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
4. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
Keterangan:
4 : Amat baik
3 : Baik
2 : Cukup
1 : Kurang
Makassar, 04 Oktober 2011
Mahasiswa

R U S D I
NIM. 10540 4751 10
Disetujui,

Dosen Pembimbing Guru Pamong


Dra. Hj. Fatimah Tolla.M,Si Murniyana Latief, S.Pd
NIP NIP.


Mengetahui,
Kepala Sekolah SD Muhammadiya I Bontoala


ABDULLAH,S.Pd
NIP. 195711101980121004









Pekerjaan Rumah:
Jawablah soal-soal berikut dengan benar!
45 x 10 =
19 x 7 =
20 x 9 =
75 x 11 =
24 x 9 =

Pembahasan
Operasi perkalian
Implementasi RPP
Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri kepada murid selama 5 menit, berdo’a, apersepsi, motivasi, menuliskan pokok materi dan menyampaikan tujuan pembelajaran, menjelaskan materi, kemudian memperlihatkan media. Dengan memperhatikan media yang diperlihatkan di papan tulis, murid diharapkan dapat menjelaskan jenis-jenis pekerjaan. Guru memberikan evaluasi kepada murid untuk mengetahui sejauh mana murid memahami pelajaran yang telah diberikan. Dan pada akhir pembelajaran, guru membimbing murid untuk membuat kesimpulan. Kemudian memberikan PR dan pesan-pesan moral.
Hasil Refleksi Pembelajaran
RPPnya sudah bagus.
Implementasi RPP sudah terlaksana dengan baik.
Pengelolaan kelas masih perlu ditingkatkan.
Respon Murid/Kejadian-Kejadian Penting Selama Implementasi RPP
Ketika menjelaskan materi masih ada beberapa murid yang kurang memperhatikan apa yang dijelaskan oleh guru.
Murid sangat tertarik dengan media yang diperlihatkan oleh guru.



KEGIATAN PUTARAN II

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan : SD MUHAMMADIYAH 1 BONTOALA
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV/I
Alokasi Waktu : 2 x 35 Menit
Hari /Tanggal : selasa, 11 Oktober .2011

Standar Kompetensi
Memahami dan menggunakan faktor dan kelipatan dalam pemecahan masalah
Kompetensi Dasar
Melakukan operasi hitung perkalian dan pembagian.
Menghafal perkalian sampai 100
Indikator
Kognitif:
Proses :Melakukan perkalian dan pembagian

Produk : Mengerjakan perkalian dan pembagian dengan macam- macam cara.
Afektif:
Karakter :Kerjasama
:Komunikasi yang baik
Sosial :Saling membantu menyelesaikan soal-soal latihan
:Bertanya dengan bahasa yang sopan,baik dan benar.
Psikomotor:
Mengerjakan soal LKS setelah mendengarkan penjelasan dari guru mengenai perkalian dan pembagian dengan cara bermacam-macam
Tujuan Pembelajaranktor
Kognitif:
Proses :
Setelah membaca buku dan mendengarkan penjelasan dari guru,siswa dapat meyelesaikan soal-soal perkalian dan pembagian.
Produk :
Murid diharapkan mampu menentukan perkalian dengan tepat.
Murid diharapkan mampu meyelesaikan teks yang telah diberikan
Afektif:
Karakter :
Selama proses pembelajaran, murid memiliki kebiasaan bekerjasama dengan teman dalam menyelesaikan tugas dengan teliti
Selama proses pembelajaran berlangsung siswa akan memiliki kebiasaan berkomunikasi yang baik dengan guru dan teman-temannya.

Sosial :
Selama proses pembelajaran, murid dapat bekerjasama dalam menyelesaikan soal-soal latihann
Selama proses pembelajaran berlangsung siswa dapat membantu teman yang kesulitan dalam memahami perkalian dan pembagian.

Psikomotor:
Siswa dapat menyelesaikan LKS yang telah di bagikan dengan tepat dan benar
Materi Pembelajaran
Operasi Perkalian dan pembagian
Contoh Materi
Operasi hitung perkalian dan pembagian
Operasi hitung perkalian dan pembagian berasal dari penjumlahan dan pengurangan yang berulang, maka mempunyai tingkatan yang lebih tinggi. Sehingga operasi hitung perkalian dan pembagian harus didahulukan daripada penjumlahan dan pengurangan.
187 + 39 : 3 = 187 + (39 : 3)
= 187 + 13
= 200

Alokasi Waktu
Jam pelajaran (2 x 35 menit)
Pendekatan,Model dan Metode Pembelajaran
Pendekatan kontekstual
Tanya Jawab,penugasan,ceramah
Pendekatan Cooperaktif Learning.

Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Kedua (2 x 35 menit)
O Tahapan Kegiatan Pengorganisasian Ket
Waktu Murid
A. Kegiatan Awal 10”
Guru membukan pelajaran dan berdoa sebelum belajar
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran.
Apersepsi dari guru.
Guru mengajak murid mengingat kembali pembelajaran yang lalu. 2”
5”
3” Klasikal

Klasikal
Klasikal
B Kegiatan Inti 50”
Guru mengajak murid mendiskusikan dan mendemonstrasikan cara menyelesaikan soal perkalian dan pembagian dengan menggunakan media yang disiapkan
Guru mengajak murid berdiskusi dalam, meyelesaikan soal-saol
Dengan menggunakan metode tanya jawab dan demonstrasi, guru menjelaskan cara perkalian dengan cara menyusun
Guru meminta murid mengerjakan soal-soal pada L KS yang telah dibagikan 5”




15”


15”





15”


Klasikal




Klasikal


Klasikal





Kelompok
C. Penutup 10”

Guru memberikan kata-kata pujian kepada murid atas keaktifan dan kesungguhannya mengikuti proses pembelajaran
Menutup pelajaran 5”


2”



3” Klasikal


Klasikal



Klasikal

Alat/bahan dan Sumber
Buku paket Matematika Kelas IV
Gambar perkalian dan pembagian
LKS


Penilaian
Prosedur: Proses dan Produk. Penilaian terhadap murid dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung dan pada akhir pembelajaran. Penilaian dalam proses dilakukan melalui observasi, terutama ketika bekerjasama (bekerja dan kelompok), sedangkan penilaian produk (akhir pembelajaran) dilakukan melalui unjuk kerja.

Teknik : Tes dan unjuk kerja
Bentuk : Tes uraian dan format penilaian unjuk kerja
Catatan :

















Instrumen Penilaian
Lember kerja siswa
Nama :
Kelas : IV a
Nis :


Isilah titik di bawah ini :
15 ; 3=
50: 5 =
45 :5 =
20: 4=
9 : 3 =

Kerjakan soal-soal di bawaj ini !!!
20 : 5 x 5 =
15 : 3 x 6 =

Kunci Jawaban
a. 15 : 3 = 5
b 50 ; 5 = 10
45 ; 5 = 9
20 ; 4 = 5
9 : 3 = 3
a. 20 : 5x 5 = (20 : 5 ) = 4
= 4 x 5
= 5+5+5+5
= 20
15 : 5 x 6 = ( 15 : 3 ) = 5
= 5 x 6
= 5+5+5+5+5+5
= 30



Rubrik Penilaian:
Kognitif
Bentuk soal Nomor soal Skor
Isian 1 0-50
Isian 2 0-50
Jumlah 2 100
Rumus penilaian:
Nilai=(Skor Penilaian)/SkorMaksimum x100
Afektif
No. Nama Murid Aspek-aspek Yang Diamati Skala Penilaian
1 2 3 4
1. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
Kekompakan dalam mengerjakan tugas kelompok
2. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
Kekompakan dalam mengerjakan tugas kelompok
3. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
Kekompakan dalam mengerjakan tugas kelompok
4. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
Kekompakan dalam mengerjakan tugas kelompok

Keterangan:
4 : Amat baik
3 : Baik
2 : Cukup
1 : Kurang
Makassar, 04 Oktober 2011
Mahasiswa

R U S D I
NIM. 10540 4751 10
Disetujui,

Dosen Pembimbing Guru Pamong

Dra. Hj. Fatimah Tolla.M,Si Murniyana Latief, S.Pd
NIP NIP.

Mengetahui,
Kepala Sekolah SD Muhammadiya I Bontoala


ABDULLAH,S.Pd
NIP. 195711101980121004
Pembahasan RPP
Operasi Perkalian dan pembagian
Implementasi RPP
Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri kepada murid selama 5 menit, berdo’a, apersepsi, motivasi, menuliskan pokok materi dan menyampaikan tujuan pembelajaran, menjelaskan materi, kemudian memperlihatkan media. Dengan memperhatikan media yang diperlihatkan di papan tulis, murid diharapkan dapat memahami dan cara mengerjakan soal-soal Operasi perkalian dan prmbagian. Guru memberikan evaluasi kepada murid untuk mengetahui sejauh mana murid memahami pelajaran yang telah diberikan. Dan pada akhir pembelajaran, guru membimbing murid untuk membuat kesimpulan. Kemudian memberikan pesan-pesan moral.
Hasil Refleksi Pembelajaran
Dalam implementasi RPP masih perlu diperhatikan agar sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang telah direncanakan.
Respon Murid/Kejadian-Kejadian Penting Selama Implementasi RPP
Ketika menjelaskan materi masih ada beberapa murid yang kurang memperhatikan apa yang di jelaskan oleh guru.
Murid sangat tertarik dengan media yang dipajang oleh guru
Pada saat guru meminta beberapa murid untuk mengerjakan soal perkalian dan pembagian, masih ada yang belum mengerti.








KEGIATAN PUTARAN III

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SD MUHAMMADIYA I BONTOALA
Tema : LINGKUNGAN
Mata Pelajaran : PKN,Matematika, Bahasa Indonesia,
Kelas/ Semester : III/I
Alokasi Waktu : 2 x 35 (1 x pertemuan)
Kompetensi Dasar
PKn
Mengenal Aturan-aturan yang berlaku di masyarakat.
Matematika
1.4 melakukan operasi hitung perkalian .
Bahasa Indonesia
mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang disampaikan secara lisan
Indikator
PKn
Kognitif
Proses : di harapkan dapat mengetahui aturuan di masyarakat dan dapat menyebutkan contohnya
produk : memahami norma-norma yang ada dimayrakat dan di sekolah
Afektif, Karakter :
Kerjasama : kerjasama kelompok dalam mendiskusikan norma yang ada di sekolah dan dimasyarakt
Prakarsa ; memahami manfaat norma dimasyarakat dan disekolah
Sosial : membantu teman yang mengalami kesulitan
Psikomotorik : mengerjakan soal-soal dengan tepat dan banar
Matematika
kognitif
proses : Menentukan hasil operasi hitung perkalian yang melibatkan dua operasi hitung
produk : Murid dapat menjelaskan strategi dalam menentukan letak bilangan dalam garis bilangan
Afektif
Karakter :
Menjadi ketua/anggota yang santun dan berempati ketika kerja kelompok.
Mengerti dan menghargai pendapat orang lain
Melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab
Sosial :
Melakukan komunikasi meliputi persentasi, bertanya, dan berpendapat.
Psikomotorik
Menerapkan pembelajaran operasi hitung campuran

Bahasa Indonesia
Kognitif
Proses : menyebutkan tokoh-tokoh dan menulis nama tokoh dalam drama
Produk : menulis dialog drama
Afektif, karakter :
Kerjasama : kerjasama dalam menyusun naskah drama
Prakarsa : mencari contoh naskah drama di internet
Sosial : membantu teman yang mengalami kesulitan
Psikomotor : memerankan drama

Tujuan pembelajaran
pkn
Kognitif
Proses : murid dapat menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku dimasyarakat
: murid dapat menyebutkan manfaat sikap dan tingkah laku di masyarakat
Produk : murid dapat menyebutkan kebiasaan di masyarakat

Afektif,karakter
Kerjasama : murid bekerja sama dalam kelompok mendiskusikan contoh aturan-aturan yang di masyarakat
Prakarsa : murid menuliskan manfaat norma yang ada dimasyarakat
Sosial : membantu teman yang mengalami kesulitan
Psikomotori : mengerjakan soal-soal bersama dan bertanya kapada guru
matematika
Kognitif
Proses : murid dapat menentukan hasil oprasi hitung perkalian yang melibatkan dua oprasi hitung.
Produk : dapat menjelaskan strategi dalam menentukan letak bilangan dalam garis bilangan.

Afektif :karakter
Kerjasama : murid bekerja sama dalam kelompok
Prakarsa : menentukan letak bilangan dalam garis bilangan
Sosial : saling membantu sesama teman dalam menyelesaikan soal-soal
Psikomotor :menyelesaikan soal-soal dengan tepat dan benar.




Bahasa Indonesia
Kognitif
Proses : murid dapat menyebutkan tokoh-tokoh dan menulis nama tokoh dalam drama
produk : murid dapat menulis dialog drama

Afektif, karakter
Kerjasama : kerjasama dalam menyusun naskah drama
Prakarsa : mencari contoh naskah drama di internet
Sosial : membantu teman yang mengalami kesulitan

Psikomotorik :
Siswa dapat menenukan hasil operasi hitung campuran yang melibatkan dua tanda operasi hitung
Siswa dapat menyebutkan waktu dan tempat pertama kali sumpah pemuda dibacakan
Siswa dapat menjelaskan aturan-aturann yang ada di masyarakat
Menuliskan tokoh-tokoh dalam drama yang dibacakan

Materi Pembalajaran
Norma di masyarakat dan sekolah
Operasi Hitung perkalian
Tokoh-tokoh cerita drama
Model dan metode Pembelajaran
Model pembelajaran : Koperatif tipe STAD
Metode : ceramah, tanya jawab, kerja kelompok
Kegiatan pembelajaran
Pertemuan pertama
No Tahapan Kegiatan Pengorganisasian Ket.
Waktu Siswa 5 4 3 2 1
A. Kegiatan Awal 15
Fase I : menyampaikan tujuan dan motifasi siswa
Mengecek kehadiran, kesiapan dan memotifasi siswa dalam mengikuti pelajaran
Tanya jawab tentang materi pelajaran yang lalu
Guru menuliskan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai

Menit



10 menit

2 menit



Klasikal


Klasikal


Klasikal

B. Kegiatan Inti 60
Fase 2 : penyajian Informasi
Guru menjelaskan tentan manfaat norma yang dimasyarakat
Tanya jawab tentang tokoh cerita dalam drama serta watak masing-masing tokoh.
Tanya jawab tenang aturan-aturan yang dimasyarakat dan disekolah
Guru menjelaskan cara menyelesaikan operasi hitung perkalian disertai tanya jawab
Siswa mengerjakan contoh soal di papan tulis
Fase 3 Pengorganisasian Siswa
Pembagian kelompok siswa
Guru membagi LKS
Fase 4 membimbing kelompok kerja dan belajar
Siswa membaca teks drama
Siswa mencatat nama-nama tokoh dan wataknya dalam buku tungasnya, guru melakukan penilaian
Salah seorang siswa meyebutkan aturan yang dapat dipatuhi di masyarakat

Siswa mengerjakan soal matematika dalam LKS secara kelompok, guru membimbing siswa yang bermasalah.
Siswa melaporkan hasil kerja kelompoknya
Guru memberi penguatan dan menyimpulkan materi.
5 Menit

10 menit



10 menit


5 menit



5 menit



10 menit

3 Menit

5 menit








20 menit



10 Menit




Klasikal

Klasikal



Klasikal


Klasikal



Kelompok



kelompok

Individu

kelompok








Kelompok




Klasikal
C. Penutup 20

Fase 5 : Evaluasi .
Siswa mengerjakan soal Evaluasi .
Guru melakukan refleksi
Fase 6 : pemberian penghargaan.
Guru memberikan penghargaan bagi kelompok terbaik
Tindak lanjut : siswa mencari naskah drama dan menulis pengertian norma
15







5 Individu







Klasikal

Alat dan Sumber Belajar
Alat : LKS
Sumber /Media :
Media bergambar
Buku PPKn Kelas III
Buku Bahasa Indonesia kelas III




CONTOH MEDIA GAMBAR PKN





Gambar : kerja bakti di lingkungan
CONTOH MEDIA GAMBAR MATEMATIKA









Buku Matematika Kelas III

Penilaian :
Teknik : tes dan non tes
Jenis : Tertulis dan perbuatan
Bentuk : Isian
Instrumen : terlampir



Instrumen Penilaian
LEMBAR KERJA SISWA
Mata pelajaran : PKN





Kerjakanlah soal dibawah ini
Aturan yang berlaku dimayrakat disebut.
Jawab:
Tuliskan cara menjaga lingkunga..
Jawab :b
Tuliskan cara berbuat baik kepada sesama teman dan orang tua
Jawab;
Tuliskan norma-norma yang ada di masyarakat.
Jawab:
Tuliskan manfaat norma di masyarakat
Jawab:

KUNCI JAWABAN
Norma
– membunag sampah pada tempatnya
Ikut kerja bakti
Berbuat baik pada kedua orang tua yaitu
Mendengarkan nasehatnya
Membantu di rumah membersihkan
Berbuat baik kepada sesame teman
Tidak menganggu teman
Norma agama,norma hukum
,norma kesusialaan dan norma kesopanan
Menjaga ketenteraman masyarakat
Saling menhargai sesama tetangga

LEMBAR KERJA SISWA
Mata pelajaran : Matematika




(Kerjakan di buku tugasmu!)
I. isilah titik di bawah ini :
1. 5 + 5 + 5 + 5 = 4 × 5 = 20
2. 6 + 6 + 6 + 6 = ... × ... = ....
3. 6 + 6 + 6 + 6 + 6 = ... × ... = ...
4. 7 + 7 + 7 = ... × ... = ...
5. 7 + 7 + 7 + 7 + 7 = ... × ... = ...
6. 8 + 8 + 8 + 8 = .... × ... = ...
7. 8 + 8 + 8 + 8 + 8 = ... × ... = ...
8. 9 + 9 + 9 = ... × ... = ...
9. 9 + 9 + 9 + 9 + 9 + 9 = ... × ... = ...
10. 5 + 5 + 5 + 5 + 5 + 5 + 5 + 5 = ... × ... = ...




Rubrik Penilaian
Kognitif
Bentuk soal Nomor soal Skor
Essay 1 0-20
Essay 2 0-20
Essay 3 0-20
Essay 4 0-20
Essay 5 0-20
Jumlah 10 100

Rumus penilaian:
Nilai=(Skor Penilaian)/SkorMaksimum x100
Afektif
No. Nama Murid Aspek-aspek Yang Diamati Skala Penilaian
1 2 3 4
1. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Kerjasama dalam kelompok
Sikap dan perilaku
2. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Kerjasama dalam kelompok
Sikap dan perilaku


Keterangan:
4 : Amat baik
3 : Baik
2 : Cukup
1 : Kurang
Makassar, Oktober 2011
Mahasiswa

R U S D I
NIM. 10540 4751 10
Disetujui,

Dosen Pembimbing Guru Pamong


Dra. Hj. Fatimah Tolla.M,Si Murniyana Latief, S.Pd
NIP NIP.



Mengetahui,
Kepala Sekolah SD Muhammadiya I Bontoala


ABDULLAH,S.Pd
NIP. 195711101980121004




Pembahasan
Tema : Lingkungan
Aturan yang berlaku di Masyarakat
Operasi Hitung perkalian
Tokoh-tokoh cerita drama
Implementasi RPP
Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri kepada murid selama 5 menit, berdo’a, apersepsi, motivasi, menuliskan pokok materi dan menyampaikan tujuan pembelajaran, menjelaskan materi, kemudian memperlihatkan media. Dengan memperhatikan media yang diperlihatkan di papan tulis, murid diharapkan dapat menyelesaikan pengurangan berbagai bentuk pecahan. Guru memberikan evaluasi kepada murid untuk mengetahui sejauh mana murid memahami pelajaran yang telah diberikan. Dan pada akhir pembelajaran, guru membimbing murid untuk membuat kesimpulan. Kemudian memberikan pesan-pesan moral.
Hasil Refleksi Pembelajaran
RPPnya sudah bagus.
Pengelolaan kelas masih perlu ditingkatkan.
Respon Murid/Kejadian-Kejadian Penting Selama Implementasi RPP
Ketika menjelaskan materi masih ada beberapa murid yang kurang memperhatikan apa yang di jelaskan oleh guru.
Murid sangat tertarik dengan media yang dipajang oleh guru.
Pada saat guru meminta beberapa murid untuk menjelaskan norma-norma yang berlaku di masyarakat dan menyelesaikan soal operasi perkalian, masih ada yang belum mengerti.




KEGIATAN PUTARAN IV

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : SD MUHAMMADIYA I BONTOALA
Mata Pelajaran : PKN,Matematika, Bahasa Indonesia
Kelas/ Semester : III/I
Alokasi Waktu : 2 x 35 (1 x pertemuan)
Kompetensi Dasar
PKn
Mengenal aturan yang berlaku di sekolah
Matematika
1.4 melakukan operasi hitung campuran
Bahasa Indonesia
mengomentari tokoh-tokoh cerita anak yang disampaikan secara lisan
indikator
PKn
Kognitif
Proses : di harapkan dapat mengetahui aturuan di sekolah dan dapat menyebutkan contohnya
produk : memahami norma-norma yang ada dimayrakat dan di sekolah
Afektif, Karakter :
Kerjasama : kerjasama kelompok dalam mendiskusikan norma yang ada di sekolah dan dimasyarakt
Prakarsa ; memahami manfaat norma dimasyarakat dan disekolah
Sosial : membantu teman yang mengalami kesulitan
Psikomotorik : mengerjakan soal-soal dengan tepat dan banar
Matematika
kognitif
proses : Menentukan hasil operasi hitung campuran yang melibatkan dua operasi hitung
produk : Murid dapat menjelaskan strategi dalam menentukan letak bilangan dalam garis bilangan
Afektif
Karakter :
Menjadi ketua/anggota yang santun dan berempati ketika kerja kelompok.
Mengerti dan menghargai pendapat orang lain
Melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab
Sosial :
Melakukan komunikasi meliputi persentasi, bertanya, dan berpendapat.
Psikomotorik
Menerapkan pembelajaran operasi hitung campuran

Bahasa Indonesia
Kognitif
Proses : menyebutkan tokoh-tokoh dan menulis nama tokoh dalam drama
Produk : menulis dialog drama
Afektif, karakter :
Kerjasama : kerjasama dalam menyusun naskah drama
Prakarsa : mencari contoh naskah drama di internet
Sosial : membantu teman yang mengalami kesulitan
Psikomotor : memerankan drama
Tujuan pembelajaran
pkn
Kognitif
Proses : murid dapat menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku disekolah
: murid dapat menyebutkan manfaat sikap dan tingkah laku di masyarakat dan sekolah
Produk : murid dapat menyebutkan kebiasaan di masyarakat
Afektif,karakter :
Kerjasama : murid bekerja sama dalam kelompok mendiskusikan contoh aturan-aturan yang di masyarakat
Prakarsa : murid menuliskan manfaat norma yang ada dimasyarakat
Sosial : membantu teman yang mengalami kesulitan
Psikomotori : mengerjakan soal-soal bersama dan bertanya kapada guru
matematika
Kognitif
Proses : murid dapat menentukan hasil oprasi hitung campuran yang melibatkan dua oprasi hitung.
Produk : dapat menjelaskan strategi dalam menentukan letak bilangan dalam garis bilangan
Afektif :karakter
Kerjasama : murid bekerja sama dalam kelompok
Prakarsa : menentukan letak bilangan dalam garis bilangan
Sosial : saling membantu sesama teman dalam menyelesaikan soal-soal
Psikomotor :menyelesaikan soal-soal dengan tepat dan benar.
Bahasa Indonesia
Kognitif :
Proses : murid dapat menyebutkan tokoh-tokoh dan menulis nama tokoh dalamdrama
produk : murid dapat menulis dialog drama
Afektif, karakter :
Kerjasama : kerjasama dalam menyusun naskah drama
Prakarsa : mencari contoh naskah drama di internet
Sosial : membantu teman yang mengalami kesulitan
Psikomotorik : murid dapat memerankan sifat tokoh dalam drama
Siswa dapat menenukan hasil operasi hitung campuran yang melibatkan dua tanda operasi hitung
Siswa dapat menyebutkan waktu dan tempat pertama kali sumpah pemuda dibacakan
Siswa dapat menyebutkan isi sumpah pemuda
Menuliskan tokoh-tokoh dalam drama yang dibacakan

Materi Pembalajaran
Aturan di sekolah
Contoh Materi
ATURAN DISEKOLAH
Setiap sekolah mempunyai aturan-aturan yang
disebut tata tertib. Dalam tata tertib berisi aturanaturan
yang harus ditaati oleh warga sekolah. Tata
tertib bertujuan agar tercipta suasana yang tenang
dan nyaman dalam belajar.
Tata tertib mengatur cara berpakaian, waktu
masuk, waktu istirahat, waktu pulang, dan sebagainya.
Pernahkah kalian mengetahui tata tertib di
sekolahmu? Aturan sekolah ada yang secara tertulis dan tidak tertulis.
Aturan Tertulis
Pukul 07.00 tepat, bel tanda masuk sekolah
berbunyi. Anak-anak kelas 3 SD Negeri 4
Cempaka berbaris di depan kelas dengan rapi.
Dengan tertib satu persatu anak masuk kelas. Bu
Nita guru kelas 3 sudah berdiri di depan pintu. Anakanak
berjabat tangan dan kemudian duduk dengan rapi.













Aturan Tidak Tertulis
Anak-anak, apakah semua aturan perilaku siswa sudah
tercantum dalam aturan tertulis tersebut?” tanya Bu Nita meneruskan
pelajaran.
Anak-anak hanya diam, karena berpikir. “Belum semuanya
diatur, Bu” jawab Magdalena. “Betul! Aturanmengatur seluruhnya. Ada aturan yang tak tertulis di sekolah, tetapi wajib ditaati!” kata Bu Nita.“Apa saja, Bu?” tanya anak-anak. Tidak menjawab pertanyaan murid-murid, tetapi Bu Nita menunjukkan daftar aturan di kertas karton.
Coba perhatikan aturan-aturan tidak tertulis di sekolah berikut ini.
Berdoa setiap mulai dan mengakhiri kegiatan belajar.
Berbuat sopan dan hormat terhadap bapak dan ibu guru.
Menyapa bila bertemu kepada bapak dan ibu guru.
Tidak membedakan dalam berteman.
Memberi sampul pada buku-buku pelajaran.
Membuang air besar dan kecil di WC.
Tidak boleh mencoret-coret dinding sekolah.
Membantu teman bila terjadi musibah.
dan sebagainya.
Demikianlah tata tertib sekolah yang haru patuhi

Operasi Hitung Campuran
Tokoh-tokoh cerita drama
Model dan metode Pembelajaran
Model pembelajaran : Koperatif tipe STAD
Metode : ceramah, tanya jawab, kerja kelompok
Langkah-langkah Pembelajaran
No Tahapan Kegiatan Pengorganisasian Ket
Waktu Siswa 5 4 3 2 1
A. Kegiatan Awal 15
Fase I : menyampaikan tujuan dan motifasi siswa
Mengecek kehadiran, kesiapan dan memotifasi siswa dalam mengikuti pelajaran
Tanya jawab tentang materi pelajaran yang lalu
Guru menuliskan kompetensi dasar dan indikator yang akan dicapai

Menit



10 menit

2 menit



Klasikal


Klasikal


Klasikal

B. Kegiatan Inti 60
Fase 2 : penyajian Informasi
Guru menjelaskan tentan manfaat norma yang yang berlaku disekolah
Tanya jawab tentang tokoh cerita dalam drama serta watak masing-masing tokoh.
Tanya jawab tenang aturan-aturan yang dimasyarakat dan disekolah
Guru menjelaskan cara menyelesaikan operasi hitung campuran disertai tanya jawab
Siswa mengerjakan contoh soal di papan tulis
Fase 3 Pengorganisasian Siswa
Pembagian kelompok siswa
Guru membagi LKS
Fase 4 membimbing kelompok kerja dan belajar
Siswa membaca teks drama
Siswa mencatat nama-nama tokoh dan wataknya dalam buku tungasnya, guru melakukan penilaian
Salah seorang siswa meyebutkan aturan yang dapat dipatuhi di sekolah

Siswa mengerjakan soal matematika dalam LKS secara kelompok, guru membimbing siswa yang bermasalah.
Siswa melaporkan hasil kerja kelompoknya
Guru memberi penguatan dan menyimpulkan materi.
5 Menit

10 menit



10 menit


5 menit



5 menit



10 menit

3 Menit

5 menit








20 menit



10 Menit




Klasikal

Klasikal



Klasikal


Klasikal



Kelompok



kelompok

Individu

kelompok








Kelompok




Klasikal
C. Penutup 20

Fase 5 : Evaluasi .
Siswa mengerjakan soal Evaluasi .
Guru melakukan refleksi
Fase 6 : pemberian penghargaan.
Guru memberikan penghargaan bagi kelompok terbaik
Tindak lanjut : siswa mencari naskah drama dan menulis pengertian norma
15







5 Individu







Klasikal

Alat dan Sumber Belajar
Alat : LKS
Sumber /media : - kurikulum KTSP
Buku Matematika Kelas III
Buku PPKn Kelas III
Buku Bahasa Indonesia kelas III
CONTOH MEDIA GAMBAR PKN













Penilaian :
Teknik : tes dan non tes
Jenis : Tertulis dan perbuatan
Bentuk : Isian
Instrumen : terlampir




ISTRUMEN

LEMBAR KERJA SISWA (LKS)

NAMA :
KELAS :
NIS :

NO KEGIATAN ATURAN YANG BERLAKU
1 Menikuti upacara pendera dihalaman sekolah.
a……………………………

b…………………………….

c………………………………..
2 Menikuti proses belajar di kelas III.

a. ………………………………….

b,………………………………….


c………………………………….
3. Berada di perpustakaan.

a…………………………………..

b…………………………………..

c………………………………….
Sebutkan aturan-aturan yang berlaku sesuai dengan kegiatan di bawah ini
Rubrik Penilaian
Kognitif
Bentuk soal Nomor soal Skor
Isian 1 5
Isian 2 2
Isian 3 5
Jumlah 3 15
Rumus penilaian:
Nilai=(Skor Penilaian)/SkorMaksimum x100
Afektif
No. Nama Murid Aspek-aspek Yang Diamati Skala Penilaian
1 2 3 4
1. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
2. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
3. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Sikap dan perilaku
4. Keaktifan
Ketepatan menjawab pertanyaan
Keterangan:
4 : Amat baik
3 : Baik
2 : Cukup
1 : Kurang
Makassar, Oktober 2011
Mahasiswa

R U S D I
NIM. 10540 4751 10
Disetujui,

Dosen Pembimbing Guru Pamong


Dra. Hj. Fatimah Tolla.M,Si Murniyana Latief, S.Pd
NIP NIP.



Mengetahui,
Kepala Sekolah SD Muhammadiya I Bontoala


ABDULLAH,S.Pd
NIP. 195711101980121004




Pembahasan
Atursan di sekolah
Operasi hitung campuran
Implementasi RPP
Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri kepada murid selama 5 menit, berdo’a, apersepsi, motivasi, menuliskan pokok materi dan menyampaikan tujuan pembelajaran, menjelaskan materi, kemudian memperlihatkan media. Dengan memperhatikan media yang diperlihatkan di papan tulis, murid diharapkan dapat menjelaskan benda langit. Guru memberikan evaluasi kepada murid untuk mengetahui sejauh mana murid memahami pelajaran yang telah diberikan. Dan pada akhir pembelajaran, guru membimbing murid untuk membuat kesimpulan. Kemudian memberikan pesan-pesan moral.
Hasil Refleksi Pembelajaran
RPPnya sudah bagus. .
Respon Murid/Kejadian-Kejadian Penting Selama Implementasi RPP
Ketika menjelaskan materi masih ada beberapa murid yang kurang memperhatikan penjelasan oleh guru.
Murid sangat tertarik dengan media yang dipajang oleh guru.
Murid sangat senang dalam mengikuti pelajaran.






BAB III
HAMBATAN DAN PEMECAHAN
Hambatan
Selama PKM ada beberapa kendala yang dijumpai di lapangan antara lain :
Pelaksanaan PKM sempat tidak berjalan sesuai dengan jadwal, disebabkan karena tempat PKM diadakan perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dan Tengah Semester.
Saat proses belajar mengajar berlangsung ada saja murid yang bermain, rebut dan mengganggu temannya.
Terkadang ada murid yang belum menyelesaikan tugasnya dan murid tersebut meniru pekerjaan temannya. Murid yang telah menyelesaikan pekerjaannya tidak mau memperlihatkan kepada temannya, saat itulah suasana kelas ribut.
Murid memandang kepada para mahasiswa PKM hanya sebagai guru sementara mereka dari sudut seragam almamater yang dicapai oleh mahasiswa.
Murid masih bersifat heterogen.

B. Pemecahan
Setelah mengangkat beberapa masalah tersebut di atas, maka penulis menawarkan pula beberapa solusinya antara lain :
Pihak sekolah memindahkan jadwal implementasi pembelajaran dihari lain.
Murid yang suka mengganggu proses belajar duduk di depan.
Murid yang telah menyelesaikan tugasnya boleh istirahat atau mengumpulkan tugasnya.
Memberikan penjelasan kepada murid tentang tugas sementara mahasiswa PKM disekolah tersebut, karena murid lebih dekat secara emosional kepada guru pamong yang sudah lama mendidik mereka, sebagai guru kelas mereka dilihat dari seragam dinas yang dipakai oleh guru dibandingkan dengan mahasiswa.
Sifat heterogen murid dapat diatasi dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif (kelompok). Guru membagi murid kedalam 4-5 kelompok, laki-laki dan perempuan berada dalam 1 kelompok, murid yang kurang pandai dan berbeda agama atau RAS, dengan demikian akan terjadi interaksi antar murid.
















BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang bisa diambil setelah hampir 2 bulan melaksanakan PKM antara lain :
Dengan adanya PKM ini, mahasiswa dapat memperoleh bekal yang matang untuk pencapaian kompetensi seorang guru karena selama proses PKM banyak metode yang diterapkan, kerjasama antar mahasiswa, komentar dari beberapa guru pamong yang sifatnya mendidik dan membimbing mahasiswa ketika selesai proses implementasi RPP dan refleksi dengan teman-teman mahasiswa.
Keberhasilan mengajar ditentukan oleh kualitas dari guru, sebelum mengajar ada perencanaan yang dibahas, kegairahan murid belajar dengan adanya media, dapat mengoptimalkan waktu seefisien mungkin dengan adanya fase waktu yang telah ditentukan sebelum proses belajar mengajar, sehingga menjadi tenaga profesional dalam melaksanakan tugasnya untuk pencapaian hasil belajar yang diinginkan.
Pengorganisasian RPP sampai kepada refleksi menunjang kualitas RPP yang telah dibuat, komentar dari guru pamong melahirkan motivasi mahasiswa untuk belajar dan memperbaiki kekurangan selama proses belajar mengajar, kerjasama antar anggota kelompok menumbuhkan semangat yang tinggi dan rasa percaya diri untuk pencapaian tujuan pengajaran.
Selama PKM berlangsung indikator pembelajaran dapat diketahui dengan luas setelah proses pengajaran berlangsung, hal ini dapat terihat dengan menerapkan metode yang bervariasi, hakekat pengajaran dapat terlaksana dengan kemampuan yang dimiliki sehingga dapat memberikan pengajaran kepada anak didik.


Saran
Untuk meredam keributan yang dilakukan oleh murid, utamanya murid kelas rendah, sebaiknya sebelum peserta PKM melaksanakan tugasnya para guru pamong, memberi pengertian/penjelasan kepada murid untuk tidak membanding-bandingkan dengan guru asli mereka dengan mahasiswa, sehingga proses PBM berlangsung dengan lancar karena murid antusias mengikuti pengajaran dengan dilandasi hubungan yang harmonis antar murid dengan peserta PKM.
Karena pada jurusan PGSD terdapat mata kuliah supervisi, akan tetapi prakteknya kurang terealisasikan. Sebaiknya pihak sekolah mengajarkan kepada peserta PKM untuk belajar administrasi atau perkantoran yang berkenaan dengan supervisi, untuk memperluas wawasan peserta PKM sebagai bekal menjadi seorang guru yang profesional.
Setiap seminggu sekali hendaknya para guru pamong dengan mahasiswa mengadakan rapat untuk membahas perkembangan PBM, yang dapat dijadikan pembenahan bagi mahasiswa berupa inrospeksi diri dan semangat untuk memberi pengajaran kepada murid pada tahap-tahap berikutnya sekaligus tercipta rasa silaturahim yang erat antar guru dengan peserta PKM.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar